Donasi Dana Abadi

Platform Crowdplanting penggalangan dana online untuk konservasi hutan dan lingkungan. Mohon maaf tidak ada refund dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun. Pastikan Anda sudah membaca dan membeli dengan bijak sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk fitur sudah include sesuai dengan lisensi masing-masing. Untuk layanan, silahkan mendaftar dan berlangganan ke third party masing-masing.

Itulah 5 organisasi lingkungan hidup dengan visi dan misi berbeda yang berjuang untuk menyelamatkan bumi kita dari perubahan iklim. Organisasi LindungiHutan berfungsi sebagai jembatan bagi kamu yang ingin melakukan aksi nyata untuk melakukan konservasi lingkungan hidup. Meskipun hobi protes, Greenpeace juga memiliki bukti aksi nyata, lho. Mereka sering ditemukan berkontribusi mengurangi polusi dan mencegah sampah masuk ke lautan.

Program ini dapat digunakan secara Gratis untuk siapapun yang ingin mempunyai tambahan penghasilan dengan mudah, simple, tanpa harus berjualan barang apapun. Saya adalah pemilik aplikasi POD, yaitu Program Online Donasi dimana konsep ini adalah sebuah Program Berbagi Rupiah untuk masyarakat Indonesia. Ketika memberikan donasi mendapat kebebasan dalam mengajukan pertanyaan serta menerima jawaban yang merupakan janji yang benar dan jujur. Untuk mendapatkan informasi mengenai pencari sumbangan adalah sukarelawan, pegawai organisasi atau solicitors yang disewa.

Namun apakah Anda memahami pengertian kata Donasi atau Donatur? Di era digital sekarang muncul berbagai website donasi online yang mampu membantu menghubungkan Donatur ke penerima Donasi. Selebgram Rachel Vennya juga melakukan penggalangan dana saat wabah virus corona merebak. Tak disangka, banyak orang yang ter-influence dan mau menyumbang sejumlah dana. Hal pertama yang perlu dipastikan adalah pengecekan kredibilitas situs donasi. Sebab sekarang ini banyak situs donasi abal-abal yang menyalahgunakan donasi yang terkumpul, maupun yang tidak transparan dalam penyaluran dana.

Awal cerita bergabung menjadi Pendekar Anak UNICEF saat saya sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta sehabis pulang kerja. Waktu itu, ada salah seorang petugas UNICEF menstop saya dan mulai menjelaskan program-program UNICEF. Entah kenapa ketika itu saya memutuskan untuk berhenti dan mendengarkan. Dari sekian banyak kegiatan penggalangan dana, baru kali ini saya tertarik.